Nov 15, 2009

puisi

puisi cinta

sepenggal catatan dalam ingatan
sorot itu meredup
ada kristal terpiaskan
tertunduk…dukanya tak terukur…

memahami sedih di hatinya
namun yang ada hanya kagum dalam sesaknya dada
benarkah dia milik ku, …tertunduk.
kristal itu lepas mengalir di pipinya
menangis tanpa nada
ku tatap paras sendunya
ia sangat berduka…

coba mengerti galaunya,
tak dapat kulakukan diantara iba dan ragu
benarkah dia milik ku,…tertunduk
benarkah dia milik ku…

puisi rindu

Mendung hari ini begitu terasa genting
Aku menatap waktu yang terus berputar…
Tapi aku di butakan oleh sinar fajar mentari yang twerus kau pancarkan buatku…

Fajar… Aku disini tetap menantimu, , ,
Menantimu menyambut tanganku ini. .
Fajar… Aku memintamu meminangku nanti hingga aku menjadi kekasihmu yang sah secara agama..
Tapi aku ingin engkau menikahi agamaku dahulu sebelum menikahiku…

Lewat Puisi ini aku ingin kau membacanya…

10 comments:

  1. puisi nIE MNarixxx,,
    bUAT ANak2 yaNG BERjiwA SENi tinggI....

    ReplyDelete
  2. aku suka kalimat yang "Tapi aku ingin engkau menikahi agamaku dahulu sebelum menikahiku…"
    cukup mengispirasikan tetanggaku...
    ngarang sendiri nie???

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. pUisi yang menGgetarkan jiwa......

    ^_^

    ReplyDelete
  5. @ anonim...ya,,makasih yach,,,

    tunggu ya kluaran baru cerpennya...

    @ leo...da yo,,thanks

    ReplyDelete
  6. ya dA,,,

    KAu g" mau juGHA
    MENJadi penULIS yo,,,

    ReplyDelete
  7. amINNN,,,,

    MOgha smA2 KTa berHASIL Yach

    amINNN,,,

    ReplyDelete

isi apa yamg menurut kamu bagus untuk ini