TEGAR
Hidupku hanya berlantunkan syair
bertuliskan air luka kehancuran
bagai diri dalam gepita hati
Syahdu angin yang berlapiskan senyuman
yang aku lalui dengan pedihan
Tersirat perih saat meratapi kelamnya jalan
tapi kan kulalui dengan jiwa yang tegar
untuk membiasakan diri dari hempasan
ombak yang merancam batin
KUATKAH AKU
Hentakan kaki yang keras
berusaha untuk menggapai impian
mencari jalan kebenaran dari kabut hitam yang tebal
Kuatkah aku selalu seperti ini
merasakan kesunyian dan hampa
dalam hati yang kosong
Tak seorang pun menatap tubuh ini
yang kusam penuh dengan kotoran
yang tak bisa untuk dimaafkan
Apa salahku….!
Apa dosaku…..!
HARAPAN YANG TERTUNDA
Air mata yang terus mengalir
menggelitir di atas pipih
seakan semua ini tidak berarti
untuk selalu dipertahankan
Engkau kupu-kupu yang
selalu menerangi gelapnya malam
memberikan cahaya dan….
menunjukan jalan kehidupan yang sebenarnya
Nafasmu tak pernah ku dengar kembali
hilang keseketika,didepan kehidupanku
IBU
Keringat yang selalu menetes
membasahi wajahmu yang letih
menahan panasnya sang surya,tapi
engkau tetap selalu dekat dengan alam
Ibu….engkaulah kekuatan hati
yang selalu mengingatkan aku
untuk ingat kepada yang maha kuasa
Berdosakah,jika aku tidak
bisa membahagiakan dan
mmelihatmu tersenyum
sebelum mata itu tertutup selamanya.
Lumayan puisi nya...
ReplyDelete